Skip to main content

Posts

Wayah Timuran

Wayah timuran Oleh : Mas Joko Jagat mulai anget Banyu laut wis pada pating kerlob Wong nyuduh siapaken sudu e Wong mancing gawea perambute Menawa ana warigan sira kabeh ora pada klubukan Jagat wis ana kamididing Awak atis ora kejagan Lurua gena sing sekirane anget Aja pating clalang ning dalan dalan  Bokat ana udan dadakan Wayah timuran adalah istilah yang di gunakan masyarakat pesisir untuk datangnya musim angin timur dimana saat itu angin berhembus kencang dari arah timur di ikuti gelombang pasang yang tinggi dan membawa banyak biota laut ke tepi dan di musim timuran ini di mengandung kelembaban yang tinggi sehingga kalau malam hari akan mengakibatkan suhu udara yang sangat dingin , jika kita berada di luar ruangan antara jam satu sampai pagi bisa di pastikan tubuh kita akan basah oleh embun. Di musim timuran inilah nelayan nelayan pinggiran mulai memasuki musim panennya karena gelombang dan arus yang datang menepi membawa banyak biota laut seperti udang kepiting
Recent posts

Istilah istilah bahasa yang di gunakan Nelayan di Indramayu

perahu jenis jegong yang sedang sandar  Sepertinya saya sudah lama menelantarkan tempat ini... maklum sebagai kuli di pelabuhan perikanan kadang memaksaku untuk melupakan sejenak tempat ini, sebenarnya banyak yang ingin ku tuliskan yang ada di benaku sekarang ini tapi untuk kali ini saya pingin mengenalkan istilah istilah bahasa yang ada di lingkungan Nelayan Indramayu yang bagi saya sangat menarik untuk di kenalkan sebab saya yakin istilah istilah tersebut sekarang ini sudah jarang sekali terdengar bahkan oleh nelayan itu sendiri. 1. Ngracek  istilah ini di gunakan untuk sebuah peroses pembuatan sesuatu baik itu pembuatan Perahu atau jaring  contoh  " tukang sing biasa ngracek perahu sing bagus biasane sing Pasekan artinya tukang pembuat perahu yang baik itu berasal dari Desa Pasekan " " kang luruaken tukang ngracek gah angel temen wis rong dina ora olih olih artinya bang carikan orang pembuat jaring dong sudah dua hari tidak dapat dapat "

Pohon cemara di belakang rumah

Hujan masih tercurah dengan lebatnya ,kilatan kilatan putih memberih warna seram malam itu , ketika terdengar suara gedubrak..! Mas.. Bangun mas..! Suara apa itu " kata istriku sambil menggoyang goyangkan tubuhku. Mas..! Biarin ah..! Paling juga ranting cemara " sambil ku tarik lagi selimut yang di tarik oleh istriku tadi Waktu menunjukan pukul dua dinihari ,malas rasanya untuk bangun , apalagi perasaan baru sebentar berbaring karena ada siaran bola tim kesayanganku. Musim hujan tahun ini memang beda , hampir tiap hari jatuhdan selalu di barengi dengan petir yang menggelegar,dan bagiku yang berprofes jadi kuli di pelabuhan jelas sangat menghambat aktifitasku bekerja, makanya hari hari ku ini banyak ku habiskan di rumah mengurusi ayam ayamku . Mas..bangun..! Ah..! Biarlah mas ngantuk niii.." Mas..dengar deh , kayaknya ada yang minta tolongdeh " kata istriku sambil terus menggoyang goyangkan tubuhku. Mas..! Ya sudah " dengan malas akh

Perahu jenis ini dahulu pernah merajai lautan Jawa

Perahu  tradisional jenis Tembon dahulu pernah menjadi andalan para pelaut (Nelayan) di pesisir utara pulau jawa untuk melakukan aktifitasnya baik untuk mencari ikan juga untuk angkutan barang antar pulau , namun sayang di dekade tahun 1980 an perahu jenis ini sudah mulai di tinggalkan karena beberapa faktor penyebab, di antaranya setelah terjadinya gelombang mekanisasi perahu , jenis ini di anggap tidak efesien dan bentuknya di anggap kurang menarik sebab pembuat perahu kiblatnya beralih ke bentuk kapal yang di anggap lebih modern padahal jaman dahulu waktu semua perahu tradisional masih menggunakan layar sebagai alat penggerak utamanya , perahu jenis Tembon terkenal akan kelajuannya. miniatur perahu Tembon secara teknis perahu tradisional jenis tembon terdiri dari beberapa bagian yang mempunyai fungsinya sendiri sendiri : 1. Serang ( haluan ) Serang ini fungsi utamanya adalah untuk mengikat rangkaian papan tapi karena bentuk serang di perahu Tembon pipih sehingga

untuk mu sang raja

keluarga Rusmini di desa cangko indramayu Seminggu terakhir ini kita di sibukan dengan pemberitaan kedatangan raja Salman dari arab Saudi , dari berbagai kalangan semua ikut dalam eforia tersebut tapi sayangnya jarang sekali bahkan tidak ada yang membicarakan kedatangan raja terkaya di dunia ini yang berkaitan dengan sektor PMI ( pekerja migrant Indonesia ) yang bekerja di sana , semua membicarakan investasi yang akan di bawa beliau  lah , banyaknya dan mewahnya persiapannya lah bahkan yang lebih miris ada juga yang membicarakan tentang kekayaannya dan polah hidup beliaunya, padahal ada hal penting dari hubungan antara negara Indonesia dan Arab Saudi ini di samping permasalahan tadi ..yakni permasalahan buruh migrant kita yang belum secara optimal mendapat perlindungan dalam bekerja di sana khususnya yang bersangkutan dengan warga daerah kita ini. Kasus yang di hadapi Rusmini warga   Desa Cangko, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu yang di tuduh menggunakan sihir oleh maj

Catatan Prajurit di daerah Konflik #4

prajurit TNI di konflik Ambon  Makodam mengungsi ke Mayon Gema suara adzan subuh, lonceng gereja yang bertalu-talu, musik rohani yang mendayu-dayu dan dentuman-dentuman bom yang menggelegar membangunkan saya dari tidur yang kurang nyenyak. Saat terjaga yang terlihat hanya kegelapan, ternyata dari semalam lampu tak kunjung hidup. Sejenak saya sempat bingung, tengah berada dimana saat ini karena semua terasa asing, baik lingkungan maupun aneka macam suara yang terdengar saat itu. Namun perlahan saya menyadari bahwa inilah hari pertama saya di kota Ambon yang tengah dilanda konflik. Usai berwudhu dan menunaikan sholat subuh, saya berzikir dan berdoa yang intinya agar saya selalu diberi kekuatan, kesabaran, dan senantiasa dalam lindungan-Nya. Diluar suara tembakan mulai terdengar, awalnya satu-satu, kemudian ada balasan, selanjutnya mulai ramai. Kebisingan suara tembakan dari berbagai jenis senjata kembalai mulai meramaikan sekeliling mess, diselingi suara sirene ambulan yan